SINTESIS GRAFENA DARI LIMBAH PELEPAH SAWIT (Elaeis Sp.) DENGAN METODE REDUKSI GRAFIT OKSIDA MENGGUNAKAN PEREDUKSI Zn SINTESIS GRAFENA DARI LIMBAH PELEPAH SAWIT (Elaeis Sp.) DENGAN METODE REDUKSI GRAFIT OKSIDA MENGGUNAKAN PEREDUKSI Zn

Main Article Content

Meyly Ekawati Thebora
Kurnia Nastira Ningsih
Muhammad Irhash Shalihin

Abstract

Grafena merupakan nanomaterial yang memiliki konduktivitas tinggi, dapat disintesis dari limbah pelepah sawit dengan komponen dominan selulosa, hemiselulosa dan lignin yang dimanfaatkan sebagai sumber karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara sintesis grafena dan karakteristik grafena yang dihasilkan dari limbah pelepah sawit. Metode sintesis grafena secara umum terdiri dari proses karbonisasi, sintesis grafit oksida, kemudian reduksi grafit oksida menjadi grafena. Karbonisasi pelepah sawit menggunakan suhu 300˚C selama 60 menit yang selanjutnya dilakukan pengayakan berukuran 270 mesh. Grafit oksida (GO) disintesis menggunakan metode Hummers yaitu reaksi oksidasi grafit menjadi grafit oksida dengan oksidator berupa KMnO4 dalam suasana asam (H2SO4) yang menghasilkan campuran berwarna coklat tua. Grafit oksida diperoleh sebagai bubuk. Selanjutnya, grafit oksida direduksi menjadi grafena dengan reduktor Zn dalam suasana asam (HCl). Hasil karakterisasi dilakukan dengan perbandingan literatur; hasil XRD menunjukkan hasil berbeda pada difraktogram grafit, grafit oksida dan grafena dengan tingkat kristalinitas yang berkurang. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsional O-H, C=O, ikatan C–OH dan C–O hanya pada grafit dan grafit oksida. Hasil SEM menunjukkan grafena berbentuk lembaran yang lebih tipis dari grafit oksida. Sintesis grafena dari limbah pelepah sawit dapat dilakukan dengan menggunakan metode Reduksi Grafit Oksida (GO) dengan Reduktor Zn.

Article Details

Section
Articles