Perilaku Zero Waste Dan Dampaknya Pada Keberlanjutan Lingkungan di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.37250/khazanah.v7i3.215Abstrak
Perilaku konsumerisme yang semakin berkembang merupakan hal yang menjadi penyumbang tumpukan limbah yang merusak ekosistem. Jauh sebelum pandemi Covid-19 permasalahan mengenai limbah telah menjadi salah satu masalah pelik yang rumit untuk diselesaikan, tumpukan limbah yang semakin lama semakin banyak memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Aktivitas masyarakat yang semakin beragam dan dengan dalih efisiensi waktu semakin banyak memunculkan produk-produk sekali pakai yang berkontribusi pada penumpukan limbah.Zero waste awalnya adalah sebuah konsep pengelolaan limbah yang kemudian menjadi sebuah solusi atas permasalahan limbah yang terjadi (Zaman 2022). Perilaku ini menekankan keseimbangan dalam hubungan manusia dan alam dan bahwa manusia harus memiliki kesadaran ekologis. Penelitian ini melibatkan 10 informan yang berasal dari latar belakang usia, pekerjaan dan pendapatan yang beragam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku zero waste merupakan turunan dari konsep voluntary simplicity yang telah ada sejak tahun 1950an dan awalnya digunakan oleh sejumlah perusahaan untuk mengatasi masalah limbah mereka. Perilaku zero waste berperan penting dalam mendukung gerakan ekonomi sirkular, kearifan lokal, kesadaran lingkungan dan kesehatan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Khazanah Intelektual

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





1.png)




