Analisis Kinerja Ekonomi Daerah Hasil Pemekaran (Studi Komparatif Kabupaten Pasaman Barat, Dharmasraya, Solok Selatan)
Kata Kunci:
EconomicGrowth, Performance, Regional AutonomyAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja ekonomi tiga daerah kabupaten yang
dimekarkan dan memiliki otonomi daerahnya masing-masing. Otonomi daerah dilaksanakan agar
daerah dapat menggali potensi wilayahnya dan secara mandiri mengawasi sumber daya yang ada.
Salah satu kebijakan atas pelaksanaan otonomi daerah tersebut adalah dengan diberikannya
kewenangan bagi daerah untuk melakukan pemekaran sebagai bagian dalam aspirasi masyarakat.
Undang-undang nomor 38 tahun 2003 menetapkan bahwa Kabupaten Pasaman dimekarkan
menjadi Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung
dimekarkan menjadi Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya, sementara Kabupaten
Solok dimekarkan menjadi Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan. Setelah pemekaran
wilayah, daerah harus mampu mengatasi permasalahan perekonomiannya sendiri seperti
pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran,
peningkatan distribusi pendapatan dan pengurangan kesenjangan pembangunan. Penelitian ini
melihat sejauh mana daerah-daerah hasil pemekaran ini berkembang, dilakukan evaluasi melalui
pengukuran Indeks Kinerja Ekonomi (IKE) pada ketiga kabupaten hasil pemekaran, yaitu
Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok Selatan. Rata-rata laju
pertumbuhan ekonomi, rasio PDRB Kabupaten terhadap PDRB Provinsi, Laju PDRB perkapita dan
tingkat kemiskinan adalah komponen yang membentuk indeks kinerja perekonomian. Data
sekunder digunakan untuk penelitian ini melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Kabupaten Dharmasraya merupakan kabupaten dengan indeks kinerja perekonomian yang
lebih baik dibandingkan Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Solok Selatan.
Kata Kunci : Kinerja, Otonomi Daerah, Pertumbuhan Ekonomi
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Khazanah Intelektual

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






1.png)



