Kesiapsiagaan Multi-Hazard Dalam Ketahanan Sistem Kesehatan Indonesia: Literature Review

https://doi.org/10.37250/khazanah.v10i2.420

Penulis

  • Nelsi Merella Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Kata Kunci:

Ketahanan sistem kesehatan; kesiapsiagaan; multi-bencana; implementasi kebijakan; Indonesia

Abstrak

Latar belakang: Ketahanan sistem kesehatan menjadi semakin penting dalam konteks risiko multi-hazard , ketika wabah penyakit menular, bencana hidrometeorologi, dan ancaman terkait perubahan iklim dapat terjadi secara bersamaan maupun berurutan. Di Indonesia, kebijakan kesiapsiagaan terus berkembang, namun bukti yang tersedia masih tersebar di tingkat kebijakan, organisasi, dan layanan. Tujuan: Kajian ini bertujuan mensintesis bukti mengenai kesiapsiagaan Indonesia dalam menghadapi risiko multi-hazard dalam kerangka ketahanan sistem kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan tinjauan perpustakaan dengan pendekatan sintesis naratif tematik. Sumber diperoleh dari PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar, serta dilengkapi dengan dokumen resmi pemerintah. Sumber yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026 dalam bahasa Indonesia atau Inggris diinklusi bila membahas kesiapsiagaan, ketahanan sistem kesehatan, kebijakan, implementasi, atau evaluasi yang berkaitan dengan risiko multi-hazard di Indonesia. Hasil: Kesiapsiagaan telah berkembang pada tingkat kebijakan dan operasional melalui transformasi kesehatan, krisis regulasi, rencana kontingensi, dan agenda adaptasi iklim-kesehatan. Namun implementasinya masih belum merata dan lebih tampak pada level rumah sakit serta tenaga kesehatan dibandingkan pada level sistem secara menyeluruh. Faktor pendukung utama meliputi pelatihan, pengalaman kebencanaan, dukungan organisasi, kepemimpinan, dan sistem manajemen bencana, sedangkan tantangan utama meliputi keterbatasan SDM dalam pengawalan, pendanaan, fasilitas, SOP yang belum spesifik, dan lemahnya koordinasi. Strategi penguatan meliputi pelatihan rutin, simulasi, rencana kontingensi, penguatan sistem manajemen, integrasi sistem informasi, dan koordinasi lintas sektor, dengan indikator evaluasi yang mencakup kapasitas SDM, kesiapan fasilitas dan logistik, prosedur, koordinasi, dan kapasitas adaptasi. Kesimpulan: Kesiapsiagaan multi-hazard di Indonesia telah berkembang, namun belum sepenuhnya terbangun sebagai kapasitas yang sistemik dan terintegrasi.

Diterbitkan

2026-08-10

Cara Mengutip

Merella, N. (2026). Kesiapsiagaan Multi-Hazard Dalam Ketahanan Sistem Kesehatan Indonesia: Literature Review. Jurnal Khazanah Intelektual, 10(2). https://doi.org/10.37250/khazanah.v10i2.420