Peran Whole-Of-Government Dan Whole-Of-Society Dalam Penguatan Ketahanan Sistem Kesehatan Di Indonesia: Tinjauan Literatur

https://doi.org/10.37250/khazanah.v10i2.424

Penulis

  • Regia Puspa Astari UPN Veteran Jakarta
  • Jazzy Dwi Arimurti Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Jl. Raya Limo Kecamatan Limo Kota Depok
  • Riswandy Wasir Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Jl. Raya Limo Kecamatan Limo Kota Depok

Abstrak

Latar belakang: Ketahanan sistem kesehatan di Indonesia memerlukan tata kelola lintas sektor yang mampu mengintegrasikan peran pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi krisis kesehatan. Pendekatan Whole-of-Government (WoG) dan Whole-of-Society (WoS) semakin dipandang penting dalam memperkuat koordinasi, akuntabilitas, dan kapasitas respons sistem kesehatan. Namun, kajian yang secara khusus menelaah mekanisme kedua pendekatan tersebut dalam konteks Indonesia masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme WoG dan WoS dalam penguatan ketahanan sistem kesehatan di Indonesia, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi tata kelola lintas sektor, serta merumuskan strategi penguatan yang relevan untuk meningkatkan koordinasi dan akuntabilitas saat krisis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain literature review dengan pendekatan sintesis naratif tematik. Penelusuran literatur dilakukan melalui PubMed, Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, serta dokumen resmi dari lembaga otoritatif yang relevan. Sebanyak 12 sumber memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam kajian ini. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa mekanisme WoG di Indonesia terutama tampak melalui koordinasi antarkementerian, antarlembaga, dan pemerintah daerah, sedangkan WoS terlihat melalui pelibatan mitra non-pemerintah, Health Cluster, dan pendekatan One Health. Faktor pendukung utama meliputi kerangka kebijakan, forum koordinasi, dan penguatan kapasitas, sedangkan hambatan utama mencakup variasi kapasitas daerah, integrasi data yang belum optimal, dan akuntabilitas lintas sektor yang belum matang. Kesimpulan: Penguatan tata kelola lintas sektor perlu diarahkan pada pelembagaan koordinasi, penguatan kapasitas subnasional, standardisasi mekanisme kerja, dan pembelajaran respons secara berkelanjutan.

Kata kunci: ketahanan sistem kesehatan; whole-of-government; whole-of-society; tata kelola lintas sektor; koordinasi; Indonesia

Diterbitkan

2026-08-10

Cara Mengutip

Astari, R. P., Arimurti, J. D., & Wasir, R. (2026). Peran Whole-Of-Government Dan Whole-Of-Society Dalam Penguatan Ketahanan Sistem Kesehatan Di Indonesia: Tinjauan Literatur. Jurnal Khazanah Intelektual, 10(2). https://doi.org/10.37250/khazanah.v10i2.424

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama